Wright Bersaudara yang terdiri dari dua orang adik beradik,
Orville Wright (
19 Agustus 1871 -
30 Januari 1948) dan
Wilbur Wright (
16 April 1867 -
30 Mei 1912), secara umum dihargai atas
desain dan perancangan
pesawat terbang efektif pertama, dan membuat penerbangan terkendali pertama menggunakan pesawat terbang ber
mesin yang lebih berat daripada
udara, bersama dengan pendirian tonggak sejarah lainnya dalam bidang era dirgantara. Kedua kakak beradik itu pada awalnya mengelola sebuah toko di Dayton, Ohio. Toko tersebut menjual dan memperbaiki
sepeda motor. Mereka mulai mempelajari masalah penerbangan pada tahun 1889. Kemudian mereka mulai membuat tiga pesawat terbang layang bersayap kembar. Ketiganya dites di pantai
Kitty Hawk, North Carolina. Pesawat yang ketiga telah diujinya sebanyak 1000 kali penerbangan dan ternyata berhasil dengan sukses. Kemudian mereka membuat mesin motor ringan. Mesin tersebut di pasang di pesawatnya yang keempat, yang dinamakannya
Wright Flyer.
Pada pukul 9.30 pagi (9.30 WIB malam) dalam cuaca dingin yang mendung pada tanggal
17 Desember 1903, Wright Bersaudara menerbangkan untuk pertama kalinya pesawat udara berkendali sejauh empat mil di dekat wilayah berbukit pasir di
Kitty Hawk, North Carolina. Mereka menyaksikan pesawat
Wright Flyer dikemudikan oleh Orville, mengangkasa selama 12 detik. Kemudia pesara tersebut turun kembali setelah mencapai 37 meter dari tanah. Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pesawat yang pertama dalam sejarah. Pesawat tersebut pada awalnya dinamai
Wright Flyer, tetapi sekarang lebih populer dengan nama "Kitty Hawk". Pesawat
Flyer yang asli kini terdapat di Museum Dirgantara di Washington DC,
Amerika Serikat.
| Orville Wright |

Photo: 1903 |
| Lahir | 19 Agustus 1871
Dayton, Ohio |
| Meninggal | 30 Januari 1948 (umur 76)
Dayton, Ohio |
| Pekerjaan | printer/publisher, bicycle retailer/manufacturer, airplane inventor/manufacturer, pilot trainer |
| Pasangan | None |
Tanda tangan Penerbangan pertama Wright Bersaudara. Orville yang mengendalikan pesawat, sedangkan Wilbur tampak berlari di samping setelah melepaskan pegangannya untuk menyeimbangkan pesawat itu. |