
1.Thoth
Thoth (diucapkan / θoʊθ / atau / toʊt /) adalah salah satu dewa paling penting di peradaban Mesir Kuno. Dalam seni, ia sering digambarkan sebagai orang dengan kepala sebuah ibis atau babon. Mitra femininnya adalah Seshat. Kuil utama untuk Thoth terletak di kota Khmun,yang kemudian diubah namanya menjadi Hermopolis Magna semasa era Greco-Roman.Kuil-kuil lain untuknya juga dibangun di kota Abydos, Hesert, Urit, Per-Ab, Rekhui, Ta-ur, Sep, Hat, Pselket, Talmsis, Antcha-Mutet, Bah, Amen-heri-ab, and Ta-kens.
2.Horus

Horus adalah salah satu
dewa paling penting dalam agama
Mesir Kuno, ia dipuja sejak kurun pra-dinasti hingga masa Yunani dan
Romawi. Horus adalah putra
Isis dan
Osiris, akan tetapi di lain tradisi,
Hathor dianggap sebagai ibunya, bahkan terkadang isterinya. Dalam pantheon Mesir, Horus dipuja sebagai dewa langit, dewa perang, dan dewa pelindung. Berbagai bentuk perwujudan Horus tercatat dalam sejarah tetapi dianggap sebagai dewa-dewa berbeda oleh Egyptolog.Berbagai bentuk yang berbeda ini mungkin merupakan berbagai persepsi yang sama namun berlapis-lapis yang menonjolkan ciri tertentu atau hubungan sinkretis satu sama lain, sesuai dengan cara pandang Mesir Kuno memandang bahwa terdapat banyak aspek dari realitas.
Bentuk perwujudan paling awal dari Horus adalah
Rajawali yang merupakan dewa pelindung Nekhen di Mesir Atas dan juga merupakan salah satu dewa nasional pertama Mesir. Dewa ini secara khusus dikaitkan dengan raja (
firaun) yang ketika hidup dianggap sebagai manifestasi Horus di muka bumi dan sebagai
Osiris ketika sudah wafat.
3.Bastet
Bast (namanya juga dieja
Bast,
Baast,
Ubasti atau
Baset) adalah dewi perlindungan dan
kucing di
Mesir Kuno. Ia adalah putri dari
Ra, sang dewa matahari. Dewi ini dipuja semenjak masa
Dinasti Kedua.
Pusat pemujaannya terletak di
Per-Bast (
Bubastis dalam bahasa Yunani).

Bastet digambarkan sebagai seorang perempuan dengan kepala kucing yang jinak. Namun, sampai 1000 SM ia digambarkan sebagai singa betina. Ketika Ra menghancurkan musuhnya
Apep, Bastet biasanya digambarkan sebagai kucing. Ketika digambarkan sebagai kucing, dia dihubungkan dengan bulan (anaknya
Khonsu adalah dewa bulan). Ketika ditampilkan sebagai singa betina, ia dikaitkan dengan sinar matahari.
Bast adalah dewi api, kucing,pelindung rumah dan wanita hamil. Menurut salah satu mitos, dia adalah personifikasi jiwa
Isis. Dia juga disebut sebagai "Putri dari Timur".
Bastet seperti halnya kucing memiliki dua sisi kepribadiannya, jinak dan agresif. Dia jinak dan lembut dipandang di samping tugasnya sebagai pelindung rumah, dan wanita hamil, serta agresif karena sifat alaminya.
4.Amun
Amun, rekonstruksi dari
bahasa Mesir Yamānu (juga diucapkan
Amon,
Amoun,
Amen, dan kadang
Imen,
Yunani Ἄμμων
Ammon, dan Ἅμμων
Hammon), adalah nama
dewa dalam
mitologi Mesir yang muncul secara berangsur-angsur dari konsep abstrak menjadi dewa pelindung
Thebes dan menjadi salah satu dewa penting di
Mesir Kuno sebelum memudar dengan ketidakjelasan.

5.Sekhmet
Dalam
mitologi Mesir,
Sekhmet (juga disebut
Sachmet,
Sakhet,
Sekmet,
Sakhmet dan
Sekhet; dengan nama Yunani,
Sakmis), adalah dewi
Mesir Hulu. Dia digambarkan berkepala
singa betina. Dikatakan bahwa nafasnya menciptakan
gurun pasir. Dia dipercaya sebagai pelindung
firaun dan pemimpin pertempuran.
Pemujaannya sangat dominan di Mesir, ketika firaun pertama dari
Dinasti kedua belas,
Amenemhat I, memindahkan ibukota Mesir ke
Itjtawy, pusat pemujaan Sekhmet juga ikut dipindah. Sekhmet juga merupakan
dewi matahari, kadang-kadang dianggap sebagai aspek dari dewi
Hathor dan
Bast. Dia memakai
cakram matahari dan
Uraeus yang dengan demikian menghubungkannya dengan
Wadjet dan kerajaan. Dengan segala asosiasi ini, dia bisa disebut sebagai juru damai dari dewi
Ma'at di Ruang Penghakiman Osiris.

6.Isis
Isis atau
Aset (
Yunani Kuno:
Ἶσις) adalah dewi pada kepercayaan
Mesir Kuno. Ia dipuja sebagai ibu dan istri yang ideal, dan juga sebagai ibu dari alam dan sihir. Isis merupakan sahabat bagi budak, pendosa, tukang, dan orang yang tertekan. Ia juga mendengarkan doa-doa orang kaya, aristokrat, dan penguasa.Isis merupakan dewi keibuan, sihir, dan kesuburan.
Dewi Isis (ibu dari
Horus) adalah putri pertama
Geb, dewa Bumi, dan
Nut, dewi langit.
7.Neith

Dalam
mitologi Mesir,
Neith (juga dikenal
Nit,
Net, dan
Neit) adalah dewi pada masa awal dalam
panteon Mesir. Dia merupakan pelindung
dewa Sais, dimana pemujaan terhadapnya dipusatkan di bagian barat
Delta Nil Mesir dan terbukti pada
dinasti pertama Mesir.
[1]. Nama
Mesir Kuno untuk kota ini adalah Zau.
8.Mut
Mut, yang berarti
ibu dalam
bahasa Mesir kuno,adalah
dewi ibu Mesir kuno dengan banyak aspek yang telah berubah selama seribu tahun budayanya. Pengucapan lainnya ialah
Mout. Dia sering digambarkan sebagai
hering putih. Dia termasuk dalam dewa penting, yang dihubungkan dengan air yang mana segalanya terlahir melalui
partenogenesis. Dia juga digambarkan sebagai wanita dengan mahkota Mesir di kepalanya. Hukum di Mesir kerap kali menunjang penyembahannya dengan cara mereka sendiri untuk menekankan otoritas mereka dan hak untuk mengatur seluruh perkumpulan dengan Mut.
9.Nekhbet

Dalam
mitologi Mesir,
Nekhbet (juga diucapkan
Nechbet, dan
Nekhebit) adalah
dewi lokal
pradinasti awal yang merupakan pelindung kota
Nekheb, namanya berarti
dari Nekheb. Pada akhirnya, dia menjadi pelindung
Mesir Hulu dan salah satu dari dua dewi pelindung untuk seluruh
Mesir Kuno sebelum bersatu.